Mahasiswa KKN Unimal Kembangkan Ekonomi Masyarakat Pesisir dengan Produk Kerupuk Ikan


Mahasiswa Membuat Kerupuk Ikan 


GampongLE - Ikan merupakan sumber pendapatan bagi perekonomian warga desa Lhok Euncien, Baktiya Barat. Desa-desa pesisir kini tidak hanya bisa menjual mentah hasil budidayanya dan juga hasil laut namun juga bisa dalam bentuk makanan olahan yang siap saji.

Seperti dilakukan oleh ibu-ibu dan mahasiswa KKN PPM Universitas Malikussaleh (Unimal) di desa Lhok Euncien, Kecamatan Baktiya Barat, kabupaten Aceh Utara, dengan semangat mengolah ikan menjadi produk kerupuk ikan yang bernilai gizi tinggi.

Kegiatan Inovasi Pangan tersebut diprakarsai oleh Mahasiswa KKN Kelompok 66 Unimal pada hari Rabu (4/5/2016) pagi hingga siang harinya yang bertempat di halaman rumah warga desa Lhok Euncien.

Muhammad Wali selaku pencetus ide program inovasi pangan KKN Unimal 2016 ini, mengatakan,  program inovasi pangan ini merupakan salah satu program peningkatan dan pengembangan ekonomi masyarakat yang berbasis pengolahan sumber daya alam potensial masyarakat pesisir melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unimal di desa Lhok Euncien, Baktiya Barat.

Ikan, udang, tiram, kepiting merupakan kekayaan alam yang dimiliki desa Lhok Euncien saat ini. Masyarakat belum bisa dan belum terinisiasi untuk mengolah agar harga jual ikannya optimal.

“Sangat disayangkan jika sumber daya alam yang ada di dekat kita ini belum bisa menjadi sumber pendapatan maksimal masyarakat dan meningkatkan taraf hidup sejahtera masyarakat pesisir. Maka, dengan adanya program ini kami optimis dan berharap inovasi pangan ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan  perekonomian masyarakat pesisir” Ungkap Muhammad Wali.

Sementara itu Fahrul Razi, selaku ketua KKN desa Lhok Euncien sekaligus mahasiswa Budidaya Perairan Unimal, menyampaikan, salah satu tujuan program ini adalah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Sehingga program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan terus dikembangkan. Dengan demikian, produk hasil inovasi pangan berupa kerupuk ikan ini dapat dijadikan makanan oleh-oleh khas asli masyarakat desa Lhok Euncien.

Produk olahan ikan ini diberi nama L.E 66, akronim Lhok Euncien kelompok 66. Agar mudah dikenal oleh konsumen dan masyarakat lainnya. Nantinya mereka akan lebih mengenal Lhok Euncien sebagai pusat produksi terbesar kerupuk ikan khas lhok euncien hanya ada disini.


Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat setempat sudah bisa mengolah ikan menjadi kerupuk ikan yang renyah, gurih, dan nikmat. Masyarakat setempat begitu antusias dan sangat mendukung program mahasiswa  KKN PPM Kelompok 66 ini. 
Share on Google Plus

Salam dari Unknown

Blog ini adalah Media Informasi dan Edukasi Berdesa. Dikelola oleh anak desa Lhok Euncien Kecamatan Baktiya Barat Kabupaten Aceh Utara. Kritik, Saran dan Masukan dapat disampaikan melalui email: redaksi.lhokeuncien@gmail.com. " #Gampong Membangun Aceh, #Desa Membangun Indonesia" .

0 comments:

Post a Comment